Kamis, 11 Januari 2018

Pengalaman Berangkat ke Amerika (Georgia, Atlanta) Desember 2017




Bonjour,
Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya berangkat ke Negara Amarika, Tepatnya ke Negara bagian Georgia, dengan Ibukotanya Atlanta. Di kota ini tempat markasnya perusahaan minuman yang telah mendunia “Coca Cola” dan kantor Berita CNN. Tentunya teman teman sekalian tahu kan olimpiade musim panas tahun 1996 diselenggarakan dimana ? ya, di Atlanta, soalnya sering banget keluar soal ujian pas jaman SD. Karena saya badminton lover, jadi tahun 1996 olimpiade Atlanta itu pasangan ganda putra Indonesia Ricky Subagja & Rexy mainaky mendapatkan mendali emas. Hehe, for your info saja…
Selain itu Atlanta ini, ada disebut dalam lyricnya lagu yang lagi hits sekarang Judulnya…Havana…petikan lyricnya” he took me to East Atlanta..na..na..na”….dah itu aja
Back to the story ya, Sebelumnya untuk keberangkatan saya ke Amerika kali ini karena tugas Dinas dari kantor. Jadi tiket dan semua akomodasi ditanggung oleh kantor. 
Pengalaman ini saya tulis untuk sharing saja, agar teman teman yang ingin jalan jalan ataupun tugas ke amerika bisa ada sedikit gambaran dari point of view saya.
Biar mempermudah teman teman, ceritanya saya bagi jadi 2 ya, pertama adalah cerita tentang persiapan pra keberangkatan dan yang keduanya adalah tentang kegiatan di TKP nya alias di Amerikanya.


Pra Keberangkatan :
Persiapan yang harus dipersiapkan adalah tentunya syarat syarat :
1.       Passport, Ini suatu mandatory atau Kewajiban jika ingin berangkat keluar negeri, karena Cuma ini identitas kita yang diakui kalau keluar negeri. Nah, sedikit cerita, kebetulan passport saya sudah expired per April 2017, jadi saya harus memperbarui passport saya (Skip saja session ini kalau Teman teman sudah punya valid passport)……hehehe
Jadi kemarin pas bulan Nopember 2017 saya mulai ngurus passport, waktunya memang agak mepet, tidak disarankan bagi teman teman. Karena sekarang system antrian di imigrasi terutama yang kelas I, menggunakan system antrian online (Download aplikasinya di android playstore). Lanjut,,,,, Kantor imigrasi yang saya pilih adalah Kantor kelas 1, di Jakarta selatan (Halte busway, Imigrasi, dekat warung Buncit). Saya memilih untuk apply E-Passport instead of Passport regular. Karena ada beberapa kelebihan, terutama kalau antrian di Imigrasi bandaranya panjang, biasanya ada pintu khusus untuk pengguna E-passport ini, jadi tidak perlu antri. Karena data indentitas kita sudah tersimpan dalam chip di E-passport kita. Kalau yang regular kan harus manual crosscheck dengan petugasnya, jadi agak lebih lama.

2.       Visa, Nah, jika di negara asean kita tidak butuh visa untuk masuk ke negara mereka, such as; Malaysia, Singapore, Thailand, dan tetangga lainnya, tetapi negara lain seperti Amerika mewajibkan kita memiliki Visa untuk dapat masuk kenegara mereka.
Jika dibandingkan dengan menggurus visa ke Eropa, Visa ke Amerika relative sedikit lebih sulit menurut saya, jadi harus benar benar dipersiapkan agar tidak ditolak.
Jadi sebelum datang ke Kedubes AS yang beralamat di Jalan merdeka selatan (Dekat stasiun Gambir) Jakarta, ada beberapa proses yang harus dilalui, yaitu apply online/mengisi form DS-160 (https://ceac.state.gov), kemudian baru mendaftar jadwal interview (datang langsung kedubesnya) melalui website www.ustraveldocs.com. Dan tentunya setelah membayar biaya Visa sebesar 2 jutaan Rupiah. Setelah membayar, kurang lebih 1 hari berikutnya, baru jadwalnya bisa keluar untuk dipilih.
Nah, pada saat datang untuk interview tipsnya adalah sebagai berikut:
a.       Datang sesuai jadwal yang telah ditetapkan sesuai Invitation yang didapat saat daftar jadwal interviewnya, please print jadwalnya sebagai bukti.
b.      Jika membawa kendaraan mobil, bisa diparkir di stasiun Gambir, karena tidak ada tempat parkir/Terbatas di TKP
c.       Jangan membawa alat elektronik seperti tablet, laptop (karena tidak bisa dititipkan), kalau handphone masih bisa dibawa masuk.
d.      Membawa document2 sesuai yang disyaratkan saja, Passport Valid (Jika ada passport yang lama bsia dibawa juga sebagai referensi ketika ditanya oleh petugas), pastikan namanya tidak berbeda antara document 1 dan lainnya, Invitation interviewnya, dan document pendukung lainnya
e.      Dan yang paling penting adalah surat sponsor atau Invitation letter dari sponsor jika ada, karena ini sangat menentukan visa kita approved atau tidak pada saat interview. Sebagai gambaran pada saat saya interview, banyak applicants yang ditolak Visanya, padahal mereka sudah punya jadwal tour, atau bahkan sudah punya surat keterangan dari keluarganya yang sudah tinggal di Amerika. Kebetulan saya  menggunakan surat sponsor dari Kantor saya (Yang menyatakan bahwa kantor saya bersedia menjamin/menanggung biaya selama saya disana & akan menjamin saya tidak akan bekerja di amerika), serta saya mendapatkan surat undangan/Invitation letter dari perusahaan Caterpillar Inc, salah satu perusahaan asal Amerika. Karena saya bekerja di Dealer tunggal Caterpillar Indonesia yaitu PT. Trakindo Utama.
Pada saat di interview oleh bule amerikanya, usahakan kita bisa menjawab secara jelas dan lugas artinya tidak ada keragu raguan. Bulenya bisa Bahasa Indonesia meskipun tidak lancer, tetapi kadang dia pakai Bahasa inggris. Kebetulan saya di interview pakai Bahasa inggris. Nah, disinilah babak penentuan, Visa kita approved atau tidak.
Pertanyaannya dari interviewer berkisar tentang, tujuan kita ke amerika, dan apakah ada bukti kita akan kembali ke Indonesia, dan tidak akan menjadi gembel disana..hehehe.
Dari pengalaman saya waktu melihat peserta lainnya interview, banyak applicant yang gagal mendapatkan visa karena tidak mempunyai tujuan yang jelas, tidak ada sponsor atau undangan, tidak bisa menjawab dengan yakin dan bahkan ada 1 orang nenek pensiunan Karyawan Bank BUMN dengan 2 Cucunya, dimana orang tua cucunya sudah tinggal di Amerika untuk bekerja di salah satu perusahaan tambang disana dan membuat surat keterangan untuk mengurus visa ini di tolak.
Dan ada 1 case lagi, applicant ini seorang mbak/tante yang dari awal ngobrol sama saya, ceritanya sudah pernah 1 kali ditolak, dan saat bersama saya adalah aplikasi yang ke 2, pada saat diinterview juga ditolak lagi untuk ke 2 kalinya. Tetapi case ini agak sedikit berbeda, karena motif beliau ke US nya untuk bertemu pacarnya yang salah satu anggota Army US. Jadi menurutku dari point of view interviewernya kurang eligible untuk dapat Visa ke US.
Jadi advice saya, persiapkan saja data data yang mendukung.

  Nah, Setelah Visa kita Approved dengan adanya bukti approval letter yang didapat langsung dari Interviewernya, 3 Hari kemudian kita akan mengambil visa ditempat yang berbeda yang telah tertera di surat approvalnya.

Selanjutnya adalah persiapan keberangkatan,
Adapun yang perlu dipersiapkan adalah
1.       Pakaian dingin, Long john, Jaket tebel, Sarung tangan, dll
2.       Colokan adapter, karena colokan listriknya Amerika berbeda dengan kita, dan voltage juga berbeda, karena jaman now, kita sangat membutuhkan charger buat isi battery Smartphone, Laptop, dll. Jadi beli saja adapter Universal.
3.       Bawa obat2an yang diperlukan (Antagin, tolak angina dan saudara2nya), karena perjalanan dari Indo Ke US sangat lama (Total voyagenya adalah 25 Jam), dan jika membawa obat2an lainnya, sertakan resep dokter dari apotek ya.
4.       Persiapan fisik, karena Indo dan US beda waktunya 12 jam, dimana Indonesia lebih cepat 12 jam dibandingkan US. Jadi secara jam biologisnya tubuh kita berbanding terbalik, seperti efek bergadang. Selain itu penerbangan yang membutuhkan 25 jam sangat menguras fisik.
5.       Adapun penerbangan yang bisa dipilih untuk ke US ada 2 jalur, yaitu jalur Arab dan jalur Asia Timur, Kalau jalur arab kita bisa memilih penerbangan arab, seperti fly emirated, Etihad, Turkish airlanes, Qatar Airways, tetapi jika memilih jalur asia timur bisa memilih penerbangan Korean, Japan/ANA, cathay, dll. Bedanya kalau via arab transitnya di negara arab, kalau asia timur yang dinegara maskapainya, selain itu jalur Arab waktu tempuhnya lebih lama 4-5 Jam.
Saya memilih Qatar Airways, karena salah satu penerbangan yang mempunyai service yang baik, dan selain itu jika di Qatar makanannya sudah terjamin sesuai dengan Syariat Islam (Sesuai yang tertera di keterangan menunya), Jika di penerbangan via asia timur saya kurang tau.
Pada saat keberangkatan,
Saya berangkat pada hari selasa Malam, jam 23.30 Malam, dengan penerbangan yang di operated oleh Qatar airways, connecting flight (Jakarta – Doha – Atlanta), jadi tidak usah khawatir jika pesawat kita delay, akan diatur oleh Qatar. Bagasi kita cukup dimasukkan dari Indonesia, kemudian keluarnya di Atlanta (Diqatar tidak perlu menunggu bagasi). saya naik penerbangan Qatar airways QR 955 tujuan Doha, selama kurang lebih 9 Jam, dengan pesawat Boeing 787, dengan susunan tempat duduk 3-3-3. Sampai di Qatar adalah pukul 5.00 AM an waktu setempat, atau 4 jam lebih lambat dari Indonesia. Ouh ya, selama di pesawat bisa sambal nonton film, dan banyak sarana hiburan lainnya, selain itu bisa internetan sekitar 15 menit saja via wifi onboard qatarairways.
Setelah itu, melanjutkan penerbangan selanjutnya yaitu QR 755, Doha- Atlanta, dengan pesawat boeing 787 ER, dengan susunan seat 3-4-3 yang pesawatnya lebih gede. Penerbangannya membutuhkan waktu kurang lebih 15 Jam. Berangkat jam 8 Pagi waktu Doha, sampainya jam 4 Sore an waktu Atlanta (Atlanta 8 Jam lebih lama dari Doha).

Yeah…Welcome to Atlanta, Untuk transportasi di Atlanta kita bisa menggunakan Taxi Uber, Taxi Convetional, maupun transportasi, kebetulan saya menggunakan transportasi yang sudah di settle sama agent travel dari Kantor, yaitu transportasi Shop & Dine Transportation, Mr. Troy Washington adalah orang yang saya contact, +4044003403 (troywas68@yahoo.com), jadi selama saya tugas saya naik transportasi ini, sangat nyaman dan flexible orangnya. Selain itu saya juga punya kenalan transportasi yang lainnya yaitu Mr. Omar (+4046851090) dari transportasi Roundabout Transportation.
Nah, Jika pengin tahu tentang Atlanta bisa menggunakan program android Tripadvisor, data datanya lengkap, dari Hotel, Restaurant, dan Tourism.


Jumat, 14 Juli 2017

Pendaftaran IMO Number Untuk Kapal



Note: Jika ingin didaftar untuk mendapatkan IMO number, bisa menghubungi penulis.
Alyuan ST, M.Sc (WA: +628111039614)

Didunia Maritim, khususnya perkapalan maupun pelayaran telah mengenal IMO (international Maritim organization) sebagai badan maritime internasional yang berkantor pusat di London, UK yang bertugas pada keselamatan & keamanan pelayaran internasional serta pencegahan polusi di laut. Sejalan dengan tugasnya, IMO bertugas sebagai pencatat identifikasi Kapal Kapal dunia, dengan IMO indentification Number yang di issued dari database maritime global. 

Contoh Gambar IMO number di Lambung Kapal
(Source: Marinetraffic.com)

IMO number ini terdiri dari 7 digit angka yang unik. Contoh gambar diatas IMO: 9376141. IMO ship number/IMO number ini di adopsi pada 19 November 1987 berdasarkan IMO Resolution A.600(15), dengan menggunakan system numbering Lloyds Register(LR). IMO number ini adalah wajib untuk semua Kapal yang berada dibawah SOLAS regulation XI-1/3.

IMO number ini wajib digunakan untuk Kapal yang mempunyai berpenggerak (Propeller), Kapal Kapal niaga yang ukurannya diatas 100 GT. Dengan pengecualian untuk Kapal tanpa mekanikal propulsion system, pleasure yachts, ships engaged on special service (e.g. lightships, SAR vessels), hopper barges, hydrofoils, air cushion vehicles, floating docks dan structures classified, Kapal perang dan troopships dan Kapal kayu.

IMO number dimasukkan kedalam sertifikat kapal yang related sesuai dengan SOLAS regulation I/12. Dibawah SOLAS regulation XI - 1/3, the IMO Number harus dibuat secara permanen di Kapal dan serta dapat terlihat dilambung/badan kapal.


Jumat, 04 Desember 2015

Prospek Pengembangan Wisata Maritim & Yacht di Kepulauan Riau

Tulisan ini saya buat dengan referensi berbagai sumber dan belum pernah dipublikasikan ke media publik. Hanya sedikit pendapat saya tentang perkembangan sektor maritim di wilayah kepulauan riau yang sangat berpotensi menjadi destinasi pariwisata dunia.

Gambar 1, ilustrasi dermaga kapal yacht lokal moulinc blanc, kota Brest, Perancis (dokumentasi pribadi 2013)

        Jika melihat kebelakang Sebenarnya di Indonesia sendiri pengembangan wisata maritime yacht telah dirintis pada tahun 2003. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya sail Indonesia oleh pihak swasta. Namun sampai saat ini, pengembangan wisata kearah ini masih belum berkembang signifikan. Berdasarkan fakta yang dikemukakan oleh Menteri pariwisata dalam acara 2nd Indonesian yacht forum 2015, Indonesia yacht show, kontribusi yang diberikan oleh sektor ini masih sangat kecil yaitu sebesar 35 persen. Wisata maritim yacht di Indonesia masih belum digarap maksimal. Padahal Negara kita mempunyai potensi besar pada pengembangan sektor ini sebagai penunjang pada sektor pariwisata lainnya secara terintegrasi.

        Kita bisa bercermin dari Negara tetangga yang telah berhasil mengembangkan wisata maritimnya; Thailand, Malaysia dan Singapura. Sebagai contoh, Thailand mengembangkan wilayah pulau Phuket sebagai pintu masuk untuk para pelayar wisata dunia. Begitu juga dengan Singapura dan Malaysia yang memiliki fasilitas lengkap dan kemudahan untuk disinggahi yacht yacht dunia. Konsep sederhananya adalah dengan memfokuskan titik potensial untuk pembangunan infrastruktur penunjang sehingga mempermudah dan menarik wisatawan untuk berkunjung bahkan menginap.

Gambar 2, ilustrasi dermaga kapal yacht lokal di port de commerce kota Brest, Perancis (dokumentasi pribadi 2013)

          Data menunjukkan hingga Juli 2015 jumlah kapal yacht yang masuk ke Indonesia sekitar 800 dari target 1500. Padahal potensinya sangat besar, ada lebih dari 5.000 yacth yang melintas di selatan Indonesia setiap tahunnya tanpa memasuki perairan Indonesia. Beberapa faktor yang ikut andil pada rendahnya angka yacht yang melintasi dan singgah di perairan Indonesia diantaranya adalah masalah sulitnya pengurusan visa wisatawan yacht, kurangnya destinasi titik labuh (hanya 38 titik labuh seluruh Indonesia), sistem pengurusan Clearance and Approval for Indonesian Territory (CAIT) yang dinilai masih mempersulit wisatawan.

        Untuk menunjang program pengembangan wisata maritim yacht, pemerintah Indonesia telah menetapkan 120 titik baru destinasi kapal yacht di seluruh Indonesia. Titik-titik tersebut merupakan implikasi Perpres 180 Tahun 2014 yang merupakan perubahan dari Perpres 79 Tahun 2011 yang mengatur khusus untuk kapal layar (asing) ke Indonesia. Pasal 2 Perpres itu menyebutkan yacht asing beserta awak kapal atau penumpang termasuk barang bawaan yang masuk perairan Indonesia untuk kunjungan wisata diberikan kemudahan dalam Clearance and Approval for Indonesian Territory (CAIT), Kepabenan (Customs), Keimigrasian (Immigration), Karantina (Quarantine) dan Kepelabuhanan (Port) (C.I.Q.P). Selain itu, untuk mempermudah wisatawan mengenai peizinan, Perpres ini juga menyebutkan bahwa perizinannya dapat dilakukan dengan sistem elektronik.

       Untuk memacu pertumbuhan volume yacht setiap tahunnya seperti yang dicantumkan dalam Perpres 180, peran pemerintah pusat dan daerah sangat vital. Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah mempunyai fungsi untuk memberikan dukungan fasilitas bagi kapal wisata (yacht) asing berupa; penyiapan alur pelayaran kapal wisata asing, kemudahan dalam pembangunan marina atau terminal khusus kapal wisata asing, pembangunan dermaga, pemasangan sarana bantu navigasi pelayaran, kemudahan untuk fasilitas perawatan dan perbaikan kapal wisata, pembangunan titik labuh kapal wisata serta fasilitas dan kemudahan lainnya sesuai kebutuhan.

      Sejalan dengan ini, Kementerian pariwisata akan mencanangkan pengembangan destinasi pariwisata pembangunan kawasan eko wisata maritim yaitu berupa pembangunan empat dermaga titik labuh yact dengan kategori basic scale infrastruktur. Salah satu dari empat rencana pembangunan dermaga akan ditempatkan di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.

      Pemilihan tanjung pinang sebagai salah satu lokasi pembangunan dermaga dirasa sangat tepat untuk pembangunan wisata kepri secara terintegrasi. Hal ini mengingat bahwa di wilayah kepri lainnya sendiri sudah ada dermaga yacht yang terdapat di Nongsa point marina di Batam dan satu lagi dermaga yacht di resort Bintan. Dengan adanya rencana pembangunan dermaga di Tanjung pinang ini bisa memperkuat konektivitas wisata maritim berupa alur-alur pelayaran yacht. Dan tidak menutup kemungkinan jika nantinya dermaga yacht ini menjadi pemacu (trigger) pada pembangunan dermaga yact maupun titik titik labuh potensial di Kabupaten di Kepri lainnya. Setidaknya titik labuh yacht lainnya sebagai feeder di Provinsi kepri mempunyai alasan untuk dikembangkan. Dengan pertimbangan alur  pelayaran jalur khatulistiwa sebagai kartu as dalam menjual potensi kepri sebagai jalur yacht dunia.


Gambar 3 ilustrasi pulau pulau kepulauan riau sebagai pengembagan jalur pelayaran yacht 

       Selain Batam, Bintan, maupun Tanjung pinang, daerah yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pendukung wisata maritim yacht yang terintegrasi adalah Kabupaten Lingga, Natuna, dan Anambas. Seperti yang kita ketahui bahwa perairan Lingga saat ini telah digunakan menjadi arena untuk event yachting skala internasional yaitu Singapura strait regatta dan Neptune Regata. Lingga mempunyai potensi mengingat perairannya menjadi jalur khas khatulistiwa.

      Pengembangan daerah wisata yacht ini akan berdampak langsung pada pembangunan ekonomi masyarakat setempat. Sebagai asumsi, setiap kapal yang singgah tentunya memerlukan bahan bakar, kebutuhan air bersih, reparasi atau perbaikan, pembersihan, keperluan logistik, maupun kebutuhan lainnya untuk menunjang kebutuhan hidup wisatawan dan operasional kapal. Kebutuhan ini bisa menjadi pasar potensial sumber pendapatan bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Misalnya saja masyarakat setempat membuat kelompok kerja yang tentunya di bawah bimbingan untuk menawarkan jasa pembersihan kapal kapal yacht. Selain itu dengan dukungan tenaga berskill, bukan tidak mungkin masyarakat setempat dapat membangun tempat pengedokan khusus kapal yacht untuk memenuhi kebutuhan reparasi skala kecil. Belum lagi ditambah keuntungan interaksi sosial budaya, masyarakat dengan sendirinya akan mulai terbiasa dengan bahasa asing.

         Pembangunan fasilitas penunjang mutlak diperlukan untuk program jangka pendek. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mengenai Clearance and Approval for Indonesian Territory (CAIT) dan CIQP. Sistem elektronik yang terintegrasi akan mempermudah langkah wisatawan. Di sisi lain, secara simultan fasilitas penunjang seperti fasilitas air bersih, bunker, listrik, logistik, pusat akses ke pariwisata unggulan lainnya, maupun pusat souvenir harus sudah mulai diinisiasi. Untuk jangka panjangnya, jika mengacu pada strategi pengembangan coastal and maritime tourism yang diusulkan oleh European Commission, ada beberapa langkah yang bisa diambil oleh pemangku kepentingan yaitu:1. Mempromosikan tindakan pecegahan dan managemen sampah untuk membangun wisata maritim yang berkelanjutan. 2. Mendorong diversifikasi dan integrasi antara sumber daya maritim dan masyarakat pesisir seperti: budaya daerah, kepercayaan, dan atau rute rute yang bernilai sejarah. 3. Melakukan studi pengembangan konektivitas antar pulau dan mendesain strategi inovasi wisata maritim untuk daerah strategis. 4. Melakukan study  untuk mengidentifikasi kegiatan inovasi pengembangan daerah maritim. 5. Mengembangkan guidance secara online untuk menginformasi peluang investasi pada untuk menarik investor.         

    Mimpi Kepri menjadi pusat wisata maritim dan yacht internasional bukan hanya sekedar mimpi jika di dukung penuh oleh semua pihak. Tentunya semua pihak harus bekerja sama sesuai dengan fungsinya masing masing.